Seba Baduy Tetap Lestari Ditengah Pandemi

Seba Baduy sebuah tradisi tahunan masyarakat Baduy yang telah bertahan selama ratusan tahun, Seba dalam bahasa indonesia berarti seserahan.

Tradisi ini adalah warisan budaya masyarakat Baduy, dimana warga Kanekes akan memberikan seserahan yakni hasil bumi, turun dari gunung untuk di serahkan kepada pemerintah setempat atau biasa di sebut Panggede.

Masyarakat Baduy mempercayai bahwa seba merupakan wujud rasa syukur dalam bentuk membagi-bagikan hasil bumi.

Berbeda dengana tradisi Ritual Kawalu yang belum tau apa itu Ritual Kawalu bisa Klik Disini, Seba Baduy tidak terbatas, karena dilakukan baik oleh warga Baduy luar maupun warga Baduy dalam.

Penyerahan hasil bumi atau Seba Baduy ini di laksanakan langsung oleh warga baduy sendiri yang dipimpin oleh ketua adat, atau yang biasa mereka sebut Puun.

Hasil bumi diserahkan ke Bupati Lebak yang kemudian dilanjutkan ke Gubernur Banten.

Selain hasil bumi, dalam acara Seba Baduy ini biasanya Puun akan memberikan nasihat atau wasiat kepada pemimpin Lebak.

Aset Digital Antara

Saat ini, ritual wajib turun-temurun masyarakat Baduy, Seba Baduy. Bertransformasi untuk menarik minat wisatawan dengan dijadikannya festival tradisional dan atraksi wisata Banten.

Acara tahunan ini tidak dapat dipastikan tanggal dan bulannya sebab masyarakat Baduy memiliki perhitungan hari tersendiri, jadi bagi wisatawan yang penasaran bagaimana Ritual Adat Seba Baduy ini berlangsung tahun depan, tetap pantau situs Travelingbanten.com karena kami akan terus berupaya memberikan update seputar budaya dan wisata di tanah jawara.

Baca Juga Bro!  Daftar Lengkap Pegunungan Yang Ada di Provinsi Banten

Topic:

Just For You